Dipublikasi di Informasi | Meninggalkan komentar

Fighting on The Ground

Ketika pelatihan dalam keselamatan relatif dari Dojo (Martial Arts School) di tikar dengan teman-teman kita, kita berlatih dengan kontrol untuk mencoba untuk menghindari cedera menyebabkan mitra pelatihan kami dan diri kita sendiri. Salah satu daerah yang kita melatih in Fighting Ground. Ini penting untuk mengetahui bagaimana melawan dan membela diri di tanah, karena sebagian besar kehidupan nyata perkelahian akan berakhir dengan orang yang terlibat berguling-guling di tanah.

Tapi aku memberitahu murid-murid saya bahwa dalam pertarungan kehidupan nyata itu biasanya untuk menghindari melawan pergi ke tanah. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Informasi | Meninggalkan komentar

Walpaper jujitzu

Dipublikasi di Informasi | Meninggalkan komentar

Citra Ju-jitsu

Imej atau citra Ju-jitsu sebagai olahraga beladiri mengerikan harus dikikis oleh insan Institut Ju-Jitsu Indonesia (IJI). Target tersebut pun menjadi prioritas kepengurusan baru Pengurus Pusat IJI periode 2007-2011, yang diketuai Erlangga Masdiana।Erlangga Masdiana yang dikenal sebagai kriminolog dari Universitas Indonesia itu, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (6/5) mengatakan, perbaikan imej harus didahulukan sebelum mencapai target menjadi anggota KONI Pusat। “Kita ingin mengubah Ju-Jitsu sebagai olahraga seni beladiri yang mengerikan, apalagi menakutkan seperti selama ini,” ungkapnya. Imej mematikan dan mengerikan seperti itu harus dikikis oleh insan Institut Ju-Jitsu Indonesia, seiring dengan pencapaian target menjadikan Ju-Jitsu sebagai olahraga yang memasyarakat dan bisa diterima sebagai anggota baru KONI Pusat. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Informasi | Meninggalkan komentar

Juara Jujitsu meskipun kaki cuma 1

Mengingat Damon Goodson (26) hanya memiliki satu kaki, saingannya dalam turnamen seni bela diri internasional mungkin berpikir remeh.

Dari 30 musuhnya yang berbadan sehat, Damon mengatakan bahwa mereka lebih baik tahu sekarang, ujar pemegang medali perunggu kejuaraan Wakarishin dan Kokoro Kai Internasional itu.

Kaki kanannya diamputasi saat dia berumur 19 tahun karena kanker tulang.
Dia sangat senang dengan apa yang telah dicapainya. Dia bangga karena telah membuktikan bahwa memiliki satu kaki bukanlah sebuah hambatan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Informasi | Tag , , , | 1 Komentar

Penemu Aliran Ju Jitsu

Sokaku TakedaSokaku Takeda.

Sokaku takeda merupakan penemu dari aliran beladiri jujtsu jepang atau pun di kenal sebagai Daito-ryu aiki-jujutsu.

Dilahirkan di Aizu,Fukushima,Jepang,pada 10,oktober 1859 dengan tinggi badan sekitar 150 cm ,ayah nya seorang samurai pada jaman nya dan dia tumbuh dalam peperangan yang berlangsung di jepang saat itu.

Sokaku Takeda mempelajari AIKIJUTSU dari Saigo Tanomo , seorang pemimpin keluarga Takeda yang merupakan pewaris terakhir ilmu rahasia Oshikiuchi. Dalam suatu huru – hara nasional Jepang keluarga Takeda sebagai pengikut setia Tokugawa diserang dan hanya sebagian yang lolos dari maut . Sokaku Takeda termasuk diantara yang selamat dari maut. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Informasi | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Ju-Jitsu

Beladiri Ju-Jitsu, khusus KYUSHIN-RYU masuk ke Indonesia pada saat sekitar pergolakan Perang Dunia II yaitu pada waktu Jepang masuk ke Indonesia (1942) yang dibawa oleh seorang tentara Jepang yang bernama ISHIKAWA. Ishikawa yang mem-pelajari teknik-teknik Ju-Jitsu dari aliran KYUSHIN-RYU, sehingga nantinya di Indonesia terkenal dengan beladiri Ju-Jitsu aliran I KYUSHIN-RYU (ISHIKAWA KYUSHIN-RYU).
Ishikawa mewariskan ilmunya kepada R. SOETOPO (Ponorogo). Kemudian R. Soetopo pun juga menurunkan ilmunya kepada Drs. Firman Sitompul (Guru Besar), Drs. Heru Noercahyo (DAN VIII), Drs. Bambang Supriyanto (DAN V), dan Irjen Pol. Yosua PM Sitompul, SH (DAN V). Beliau-beliau inilah yang berperan sebagai motor penggerak berkembangnya Ju-Jitsu di tanah air pada saat ini. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Informasi | 1 Komentar